Perbedaan, Contoh Kalimat Fakta dan Opini

Perbedaan Contoh Kalimat Fakta dan Opini - Pada artikel kali ini saya akan memberikan penjelasan seputar perbedaan antara kalimat “fakta” dan “opini” beserta contohnya masing-masing. Artikel ini penting khususnya bagi para pembaca yang mungkin masih bingung dalam membedakan kedua jenis kalimat tersebut, sehingga terjadi kekeliruan dalam mengungkapkan kedua jenis kalimat tersebut.
Perbedaan, Contoh Kalimat Fakta dan Opini

Menurut Wikipedia, fakta adalah berbagai hal yang dapat tertangkap oleh indra manusia atau data keadaan nyata yang terbukti dan telah menjadi suatu kenyataan. Dalam istilah keilmuan fakta bisa diartkan sebagai suatu hasil pengamatan yang bersifat objektif dan memungkinkan untuk diverifikasi oleh siapapun.

Adapun pengertian opini dalam penjelasan Wikipedia adalah pendapat, ide atau pikiran yang mengungkapkan kecenderungan atau preferensi tertentu terhadap sebuah perspektif atau ideologi yang masih bersifat tidak objektif karena belum diverifikasi dan dibuktikan kebenarannya.

Opini bukanlah fakta, namun jika di kemudian hari sebuah opini dapat diverifikasi atau dibuktikan kebenarannya, maka opini berubah menjadi sebuah fakta. Dengan kata lain bahwa opini bisa benar dan bisa salah, tergantung hasil pembuktian dan verifikasi yang dilakukan terhadap opini tersebut.

Perbedaan Fakta dan Opini

Untuk lebih memahami perbedaan antara fakta dan opini, berikut ini saya sebutkan secara detail ciri-ciri fakta dan opini beserta beberapa contoh kalimat masing-masing.

Ciri-ciri sebuah fakta

  1. Bersifat objektif dan kebenarannya sudah terbukti atau teruji di depan khalayak umum
  2. Kebenarannya didukung oleh data-data yang sangat akurat
  3. Sebuah kenyataan yang telah terjadi telah disaksikan oleh khalayak umum dan telah dilakukan pengujian

Contoh kalimat fakta


  1. Manusia membutuhkan makanan dan minuman untuk kelangsungan hidup
  2. Indonesia pernah dilanda krisis moneter
  3. Pada tanggal 17 Agustus 1945 Sukarno dan Bung Karno membacakan proklamasi kemerdekaan Indonesia
  4. Kota Makassar adalah Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan
  5. Matahari terbit dari timur dan tenggelam di barat
  6. Salah satu penyebab penyakit maag adalah waktu makan yang tidak teratur
  7. Keseringan begadang tidak baik bagi kesehatan
  8. Penyakit demam berdarah dapat menyebabkan kematian
  9. Tingkat kejahatan di Kota Jakarta sangat tinggi
  10. Olahraga secara teratur sangat baik bagi kesehatan tubuh


Ciri-ciri sebuah opini

  1. Masih bersifat subyektif karena kebenarannya belum teruji atau terverifikasi
  2. Tidak didukung oleh data-data yang menunjukkan keakuratannya
  3. Bukan sebuah kenyataan karena belum pernah terjadi, hanya sebatas pendapat semata
Contoh kalimat opini
  1. Menurut polisi, pencurian yang terjadi di Bank mandiri kemarin semalam didalangi oleh orang dalam
  2. Banyak makan buah mangga bisa menyebabkan penyakit maag
  3. Gerhana bulan total diperkirakan akan terjadi lagi pada 140 tahun ke depan
  4. Penyebab kebakaran yang terjadi di rumah Andi disebabkan gangguan listrik
  5. Melihat dedaunan hijau di pagi hari dapat menyehatkan mata
  6. Harga bensin diperkirakan akan kembali mengalami kenaikan pada bulan depan
  7. Para wisatawan asing senang datang melancong ke Indonesia karena keramahan masyarakat Indonesia
  8. Siswa yang mengantuk di kelas mungkin disebabkan begadang di malam hari
  9. Mengkonsumsi pisang goreng di sore hari terasa lebih nikmat jika ditemani secangkir kopi
  10. Menurut orang-orang, Pak Slamet kaya raya karena memelihara tuyul

Baca juga:
Demikianlah artikel tentang perbedaan “fakta” dan “opini”, ciri-ciri keduanya, beserta 10 contohnya masing-masing. Semoga artikel ini bisa memberikan gambaran yang jelas bagi para pembaca, sehingga tidak keliru lagi dalam membedakan kedua kalimat tersebut.