Kumpulan Puisi Tentang Ibu Tercinta Yang Mengharukan

Ibu merupakan salah satu orang yang sangat berpengaruh didalam kehidupan kita, dengan adanya beliau kita bisa tumbuh besar dan dengan didikannya pula kita bisa tumbuh sampai sejauh ini, jika melihat kebelakang saat kita dikandung sembilan bulan lamanya.
Kumpulan Puisi Tentang Ibu Tercinta Yang Mengharukan

Dilahirkan dan mengasuh kita disaat-saat sulit, tentu ibu merupakan orang yang paling bekerja keras demi kita,Pembaca apsti sudah bisa merasakan sendiri betapa banyak pengorbanan yang telah beliau lakukan untuk kita.

Para netizen pun berkreasi dengan membuat puisi tetang ibu tercinta, seorang pahlawan tanpa tanda jasa yang selalu ada disaat kita senang maupun susah, berikut ini kutipan Kumpulan Puisi Tentang Ibu Tercinta Yang Mengharukan dari para anak-anak ibu.

==========

IBU
Ibu kau mengandung 9 bulan
sampai engkau melahirkanku dengan susah payah
engkau merawatku sampai aku tumbuh besar
engkau juga merawatku tanpa pamrih
dan engkau juga merawatku dengan penuh kasih sayang

Ibu kau mengajariku berjalan
sampai aku bisa berjalan
engkau juga mengajariku
berbicara sampai aku bisa
Ibu kau bagaikan malaikatku
dikala aku sedih engkau selalu
ada untuk menghiburku

Ibu.. aku juga merasa engkaulah pahlawanku setiap aku kesusahan engkau selalu ada untuk membantuku
Ibu... bekerja keras untuk menafkahiku
ibu... terima kasih atas pengorbananmu yang engkau berikan kepada ku
Ibu...

==========

IBUKU SAYANG
Biar duri-duri dan tajamnya kerikil jalananan
Selalu haus akan darah tapakmu,
Kau terus berlari demi hari
hadapan untuk anak-anak mu
Tiap lembaran hari kau lukis pelangi untukku

Bila aku telah tertawa itu cukup penawar letihmu
Aku selalu kau buat ceria ibu!
Tanpa pernah kutau kalau keringat dan darah mengalir disepanjang jalan kau gendong aku.

Ibuku sayang...
Di jalan ini aku dewasa dalam
tulusnya kasihmu
Aku tumbuh
menguras mekarmu
kiranya dunia ini akan bisa ku
genggam ibu...
Namun besarnya kasih sayangmu tak kan jua mampu kupeluk,
tak kan mampu ibu...

Ibuku sayang...
Kasihmu yang tiada tara,hingga
sampai detik ini tak lelah kau
bentengi aku dengan doa-doa sucimu
Di iringi rinai bening air matamu
kau Mengemis di pintu arasy
Ya allah...
'Lindungilah anakku'
Untukmu kadang lupa kau pinta
Dengan apa kan ku imbangi
kasihmu ibu?

Kiranya dunia inipun kan jadimilikku
Aku hanya akan bangga jadi anakmu
Akan ku Coba merangkai seluruh waktuku yang tersisa
Untuk memberi hari-hari bahagia untukmu ibu,
Namun jasamu hanya syorga yang akan mampu membalasnya.

==========

KASIH IBU
Dari engkau dilahirkannya
masih butuh beberapa waktu untuk kau bisa buka matamu dengan sempurna,
Belum sempat kau berterimakasih atas pertaruhan hidup atau mati itu,
Senyuman dengan tatapan mata yang penuh cinta
Telah ia siratkan pula seakan bicara inilah dunia nak,

Lewat sentuhannya Yang penuh kasih
Kamu belajar gerakan
Membuka matamu dan berlahan kamu bisa mengegerikkan bibirmu menyambut lelucuannya
Bahasamu cuma menangis

Tapi dia tau apa artinya;
apakah kamu lapar, atau sedang gerah
Hingga kau berlahan akrab dengannya,
Kamu mulai memeggangi jarinya,telah kaget riang saat mendengar cilukbanya
Sampai Kamu bisa bermain sendiri tersenyum dan tertawa sendiri
melihat gambar gambar yang bergantungan didinding,saksi bisu perjuangannya melahirkanmu.

Kamu belum ucapkakan terima kasih.
Belum...,
Sampai kamu bisa berbaring,
Telungkup Hingga merangkak dia tak pernah lalai mengawasimu,
Tak jarang kamu terjatuh saat kamu belajar berdiri, ibumu yang menyanjung Nyanjunggmu
menyemangitimu hingga kau mencobanya dalam ceria

Dengan anju anjuanyalah kamu bisa berjalan bermula sampai kepelukannya,
Ibumu...,
Ibumu...
Ibumu yang hebat walau sebarapa bisa kamu kini mandiri.

Ibu, keajaiban dalam hidup terlahir dari rahimmu. Engkaulah wanita yang telah memberi kami cinta dan pengorbanan.
Ibu, kau telah melihat aku tertawa, Kau juga pernah melihat aku menangis, Dan kau selalu ada di sana bersamaku, Aku mungkin tidak selalu mengatakan hal ini, Tapi terima kasih untuk segalanya dan aku mencintaimu.

==========

Perempuan perempuan surgawi
Kutatap cakrawala penuh kecemburuan
Begitu leluasa aku melihatmu bermain-main bersama hujan berbagi kehangatan bersama mentari
Berbagi ketenangan dan keindahan bersama rembulan dan bintang …
Ku baca seteguk air hujan diatap kamarku yang mengucur dari kesenyapan angin cerminkan sapaan bidadadari yg ku sembunyikan di balik tdurku …

Desah keluhmu memberiku sebuah kesadaran
Betapa besar dan indah impianmu
Kau senyapkan aku dalam impian itu
Namun aku seperti tak punya telingamu saat kau sampaikan itu padaku..
Aku sperti tak punya mata saat kau mengajariku sikap mulya

Hingga air matamu menyadarkan aku…
Inilah saat yang tepat untuk ku iyakan apa maumu
Ku layani kau seperti yang kau ingin..
Yakinlah bila akan aku lakukan pengaduanmu pada kekabulan
Sebab saat ini air matamu menyadarkanku
Bahwa kau lah IBUKUdan aku adalah ANAKMU…

==========

DO'AMU IBU
Ibu...
Aku tahu...
Semua letihmu itu tulus
Dan...akupun tahu
Bukan apa-apa yang engkau ingin
Engkau tak pernah inginkan apa-apa

Ibu...
Dulu engkau pernah bilang
Cepatlah besar anakku !
Jadilah engkau orang besar
Yang membesarkan hati Ibu

Ibu...
Semua hebatku
Tak kan pernah ada
Tanpa ikhlas pengorbananmu

Ibu...
Sabdamu adalah do'a
Do'a yang nyaring terdengar
Dan pasti... didengar !
Bukan gelimang harta tuk membalas
Bukan pula, tahta dan mahkota
Bhakti, taat... menjaga hati
Itu saja...cari dan mesti kau beri

==========

Terima Kasih Ibu
IBU...rambutmu kini sudah mulai memutih
Kulitmu tak lagi kencang
Penglihatanmu tak lagi terang
Jalanmu kini sudah mulai goyang

Namun..apa yang terlihat
Semua itu tak pernah engkau rasakan
Semua itu tak pernah engkau pedulikan
Aku paham, semua itu demi anakmu
Sepanjang jalan engkau mengais rejeki
Sepanjang waktu engkau berhitung
Berapa laba kau dapat hari ini
Tuk membayar semua letihmu

Engkau tak lagi dapat membedakan
Mana siang, mana malam
Semangat mengalahkan gemetar kakimu
Dan segala rasa lelahmu
Ini semua...untuk siapa?
Hanya untuk anakmu
Anak yang engkau impikan menjadi orang hebat
Mencapai setumpuk asa

IBU...sampai kapanpun,
Anakmu tak kan pernah lupa
Atas semua jasa, do'a dan derita
Keringat yang engkau cucurkan
IBU...engkau sudah terlalu besar, berkorban
Hanya surga yang pantas membayar tulusmu
Hanya Tuhan yang pantas menjagamu
Dunia dan akherat...
IBU...

Anakmu kan selalu merindumu
Do'a di setiap hembus nafas ini
Terima kasih...IBU, untuk semua ikhlasmu

==========

Baca juga:
Kata Kata Rindu Untuk Pacar
Kata Ucapan selamat Pagi
Pantun Rindu

Cukup mengharukan puisi diatas jika kita menghayatinya, dengan mengingat akan kebaikan ibu cukup membuat air mata ini mengalir, mengingat keihklasan ibu merawat kita, jangan lupa share artikel ini keteman-temanmu ya.